Hizbul Wathan Pawai Serukan Bantu Korban Tsunami

Hizbul Wathan Pawai Serukan Bantu Korban Tsunami

- detikNews
Rabu, 05 Jan 2005 14:55 WIB
Yogyakarta - Memperingati hari ulang tahun ke-49, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Yogyakarta menggelar pawai keliling kota. Mereka menyerukan masyarakat untuk membantu warga Aceh dan Sumatera Utara yang tertimpa bencana tsunami.Seruan yang ditujukan kepada warga Muhammadiyah dan warga Yogyakarta sekitarnya itu dilakukan hari ini Rabu (5/1/2005). Pawai ini diikuti sekitar 1.000 orang angota Pandu HW. Mereka berjalan kaki mengelilingi benteng kraton Yogyakarta. Sebuah spanduk warna hitam sepanjang 5 meter terbentang di depan barisan Pandu HW bertuliskan 'Keluarga Besar Hizbul Wathan DIY turut mengucapkan berduka atas musibah saudara kita di Aceh dan Sumatera Utara.' Sementara saat pawai, beberapa anggota Pandu HW dengan menggunakan pengeras suara yang ada di mobil pengawal barisan menyerukan kepada semua orang untuk peduli dan memberikan bantuannya. "Musibah tsunami yang menimpa warga Aceh dan Sumatera Utara adalah musibah nasional. Sebagai ungkapan keprihatinan nasional kita, marilah kita ringankan beban derita mereka dengan membantu menyumbangkan dananya," kata salah seorang anggota pandu HW.Rute pawai, diawali pukul 09.30 WIB di Alun Alun Utara. Kemudian pawai melewati Jl. Kauman, Jl. KH Agus Salim, Jl. Wahid Hasyim, Taman Sari, Pojok Beteng Kulon, Plengkung Gading, Pojok Beteng Wetan, Jl. Brigjen Katamso, Jl. Ibu Ruswo dan berakhir di Alun Alun Utara. Ketua panitia pawai taaruf Pandu HW DIY Adi Waluyo kepada wartawan seusai acara mengatakan pawai tersebut untuk menyukseskan dan menyongsong Muktamar Muhammadiyah ke 45 dan Silaturahmi Nasional Kepanduan Hizbul Wathan di Malang.Menurut Adi Waluyo, semua anggota pandu HW di berbagai wilayah di Indonesia bersama Muhammadiyah telah melakukan penggalangan dana untuk membantu korban tsunami. Semua dana yang terkumpul dari pandu HW akan disalurkan melalui Muhammadiyah.Adi mengatakan, saat terjadi musibah itu banyak anggota pandu HW terutama di banda Aceh dan Meulaboh yang juga sebagai anggota Muhammadiyah ikut terkena musibah tersebut. Tetapi Adi mengaku sampai saat ini belum tahu secara pasti berapa anggota kepanduan HW terutama para pelajar yang ikut hilang. "Kita belum tahu jumlahnya terutama para pelajar. Sebab beberapa pengurusnya juga belum berhasil dihubungi," katanya. (asy/)


Berita Terkait