Forum Floreste Flores Minta Penembak Rudy Dihukum Berat
Rabu, 05 Jan 2005 12:49 WIB
Jakarta - Forum Mahasiswa dan Pemuda Flores (Florete Flores) Jakarta menyesalkan sikap aparat kepolisian yang terkesan tertutup dalam menangani kasus penembakan pelayan bar Fluid Hotel Hilton Yohanes Brachmans Haerudy Natong (Rudy) yang diduga dilakukan Adiguna Sutowo. Mereka mendesak pelaku dihukum seberat-beratnya. Pernyataan sikap itu disampaikan Ketua Forum Floreste Flores Edy Kalakoe di Press Room DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/1/2005). "Kami sangat menyesalkan sikap aparat kepolisian yang seolah-olah ingin menutup-nutupi kasus ini. Kalau ini terjadi, kami beranggapan sikap aparat justru lebih melukai daripada tindakan sang pelaku," ujarnya. Forum Florete Flores menilai, pengelola Fluid tidak ramah dan tidak bertanggung jawab atas peristiwa yang merenggut nyawa Rudy. "Kami menuntut pelaku penembakan dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku," katanya. Mereka juga mendesak agar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani diberhentikan dari jabatannya karena dinilai tidak mampu menangani kasus itu. Selanjutnya, mereka meminta kasus itu ditangani langsung Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar. "Kami akan tetap mengawal kinerja aparat kepolisian dan penegak hukum sampai masalah ini selesai," tandas Edy. Di tempat yang sama, anggota Komisi III DPR Benny K Harman mengatakan dirinya mendukung usaha aparat kepolisian untuk menyelesaikan kasus penembakan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) itu dengan cepat. Kredibilitas kepolisian sangat dipertaruhkan karena kasus itu melibatkan orang kuat. "Karena itu dituntut proses hukum yang transparan dengan mengindahkan mekanisme hukum yang berlaku," tutur anggota DPR asal Flores itu.
(rif/)











































