Tersangka dengan inisial Z merupakan warga Medan. Dari rumahnya petugas menemukan jaket, helm, sarung tangan, lakban atau plester, tas yang dipergunakan untuk membawa uang rampokan, serta pistol mainan yang dipergunakan untuk mengancam petugas bank.
"Saat ini kami tengah mengejar tersangka lain, inisial W, yang merupakan rekan tersangka dalam melakukan perampokan," kata Kapolresta Medan Kombes Nico Afinta kepada wartawan di Polresta Jalan HM Said, Medan, Rabu (27/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pemeriksaan sementara, tersangka Z merupakan otak perampokan. Dia merupakan karyawan salah satu perusahaan keamanan yang bekerja sama dengan Bank Muamalat, yang bertugas mengantar dan jemput karyawan. Dia tersangka W merencanakan perampokan itu pada hari Rabu (20/8).
"Motifnya karena ekonomi, karena mau melunasi rumah, dan juga utang," kata Nico.
Perampokan Kantor Kas Bank Muamalat Jalan Krakatau terjadi pada Jumat (22/8/2014) sore. Dengan senjata api mainan itu keduanya mengancam dan mengikat petugas bank. Setelah berhasil mengambil uang dari brankas, kedua pelaku melarikan diri dengan sepeda motor.
Semula, kata Nico, kedua tersangka berencana merampok sekitar jam 12.00 WIB. Tetapi karena situasi tidak memungkinkan akhirnya dilaksanakan pukul 17.20 WIB.
(rul/try)











































