Ahok akan Rombak Massal PNS Pemprov DKI September Mendatang

Heri ke-682 Jokowi-Ahok

Ahok akan Rombak Massal PNS Pemprov DKI September Mendatang

- detikNews
Rabu, 27 Agu 2014 11:21 WIB
Ahok akan Rombak Massal PNS Pemprov DKI September Mendatang
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyatakan Pemprov DKI akan melakukan perombakan besar-besaran di lingkungan pegawai negeri sipil. Menurutnya, nantinya mereka akan dilantik langsung oleh Gubernur DKI Joko Widodo sebelum dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober mendatang.

โ€œIya, (ada perombakan) secara massal. Perombakan dari mulai kalangan (pejabat) eselon IV-III-II,โ€ ucap Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2014).

Kader Gerindra ini menyebut alasan pelantikan massal itu untuk mengubah struktur birokrasi di DKI. Ahok ingin semua pejabat struktur dan fungsional semuanya melayani masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

โ€œKan kita bikin perda baru soal birokrasi (Peraturan Daerah tentang Organisasi Perangkat Daerah), jadi kita mau ubah struktur semua nih. Kita pengen pejabat struktur dan fungsional semuanya yang melayani. Jadi sistem lurah camat nanti semuanya berubah. Semuanya harus dilantik ulang,โ€ jelasnya.

Salah satu dinas yang akan dirombak Ahok, yakni Dinas Pekerjaan Umum. Dalam beberapa kesempatan, Ahok sudah beberapa kali menyatakan ingin mengganti Kepala Dinas PU saat ini, yakni Manggas Rudy Siahaan.

โ€œ(kriteria Kadis PU) Yang penting jangan ngeles-ngeles melululah. Tapi kita masih belum bisa mau taruh orang luar (kalangan profesional menjadi Kadis), sekarang kita masih cari orang dalam,โ€ kata Ahok.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BPKD) DKI I Made Karmayoga menyatakan ada sekitar dua ribu PNS yang akan dilantik secara massal oleh Gubernur Jokowi, pada September mendatang.

โ€œKalau pelantikan massal ini terjadi, ini akan jadi rekor yang luar biasa. Satu perubahan yang belum pernah ada sepanjang sejarah Pemprov DKI bahkan di Indonesia, kecuali di militer. Ini sejarah,โ€ kata Made di Balai Kota.

(ros/rmd)


Berita Terkait