Kuasa Hukum Tim Prabowo-Hatta, Habiburokhman mengatakan, sebelumnya Suhardi sudah sempat dirawat di RSPP beberapa pekan lalu. Namun siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB, Suhardi kembali dilarikan ke RSPP karena kondisi kesehatannya menurun.
"Sebelumnya beliau sudah sembuh, sudah pulang ke rumah. Lumayan sudah pulih. Terus drop lagi. Terus jam 13.00 WIB dilarikan ke sini. Sampai di sini langsung menggunakan alat bantu, nggak bisa komunikasi. Sulit untuk berbicara," ujar Habiburokhman di RSPP, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2014).
Habiburokhman mengatakan, sakit kanker paru-paru yang diderita Suhardi sudah masuk ke tahap stadium empat. Pengacara ini mengaku heran, karena diketahui Suhardi menjalani pola hidup yang sehat.
"Beliau sakit kanker paru-paru. Saya bingung, beliau tidak merokok. Makan dan minumnya sehat. Tapi benar mungkin orang bilang, kanker genetik lebih cepat timbulnya dari merokok. Bulan Maret kemarin beliau sudah batuk-batuk, sampai ngecek ke rumah sakit. Belakangan ketemu ternyata sudah stadium empat kankernya," jelas Habiburokhman.
Sebelumnya, sore tadi Ketua Dewan Pembina Gerindra telah menjenguk Suhardi di RSPP. Prabowo berharap ada mukjizat untuk kesembuhan Suhardi.
"Habis magrib tadi kader Gerindra dan Pak Prabowo datang ke sini. Keadaan Pak Suhardi cukup kritis. Medis bilang sangat sulit untuk bisa bertahan, tapi 08 (Prabowo-red) berharap ada mukjizat dan ada proses pemulihan," ujar Habiburokhman.
(jor/rni)











































