"Pansel yang berinisiatif untuk bertemu KPK karena menyadari sepenuhnya bahwa apapun yang berjalan pada intinya ingin mendukung agar ritme kerja keberlangsungan dari yang sekarang berjalan tidak boleh mengalami gangguan dan hambatan," kata Jubir Pansel, Imam Prasodjo di kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2014).
Setelah melalui diskusi sekitar dua jam, akhirnya diperoleh kesepahaman. Komisioner KPK setuju agar Pansel tetap berjalan dan akan terus melakukan komunikasi intens agar pimpinan baru yang terpilih tidak mengganggu ritme kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pimpinan KPK, Bambang Widjojanto memang pernah mengungkapkan kekhawatirannya dengan dibentuknya Pansel untuk mencari pengganti Busyro Muqoddas. Bambang khawatir pimpinan yang baru nanti akan mengganggu kinerja KPK yang sedang melakukan percepatan.
Sementara itu, Jubir KPK Johan Budi mengaku tidak mengetahui jelas maksud perkataan Bambang yang mengungkapkan bahwa khawatir pimpinan baru akan mengganggu ritme. "Saya sendiri tidak tahu apa yang dimaksud mengganggu ritme itu," kata Johan.
(kha/jor)










































