"Harusnya sih bisa mulai (sebelum masa pemerintahannya habis 2017). Kalau dari study sih harusnya sih bisa ya. Bukan sebelum saya turun, tapi sebelum saya terpilih ulang atau sebelum tidak terpilih ulang," kata Ahok sambil bercanda saat ditanya wartawan usai mengikuti rapat dengan Komisaris Utama PT MRT Erry Riyana dan juga Deputi Gubernur DKI Jakarta Sarwo Handayani, di Balai Kota, Selasa (26/8/2014).
Ahok menyebut, pembangunan MRT dari Timur-Barat saat ini sangat mendesak. Apalagi perumahan di dua wilayah tersebut berkembang pesat. Selain dari sisi Utara-Selatan, yakni Lebak Bulus- Kampung Bandan, menurut Ahok harus ada jalan lurus yang cepat dan mudah diakses dari sisi Barat ke Timur.
"Itu kan jadi tulang punggungnya transportasi massal. Jadi kita bisa bikin jalan yang ngiter-ngiter, tapi harus ada satu yang lurus panjang dan cepat, nggak belok-belok. Jadi dari Utara-Selatan dan Timur-Barat lansung dipotong dua," jelas Ahok.
(ros/mok)











































