Pansel Pimpinan Datangi KPK, Klarifikasi Soal Surat Keberatan

Pansel Pimpinan Datangi KPK, Klarifikasi Soal Surat Keberatan

- detikNews
Selasa, 26 Agu 2014 16:26 WIB
Pansel Pimpinan Datangi KPK, Klarifikasi Soal Surat Keberatan
Jakarta - Menjelang sore hari, Panitia Seleksi (Pansel) pimpinan KPK menyambangi Gedung KPK. Kedatangan Pansel pimpinan Amir Syamsuddin ini untuk mengklarifikasi seputar surat keberatan yang pernah dikirimkan pimpinan KPK.

"Ini kan sangat sering muncul dan terberitakan beberapa hal yang bisa mengesankan ke publik bahwa ada satu kondisi yang kurang harmonis kesannya demikian antara pansel dengan KPK. Sedangkan ini pansel panitia seleksi pimpinan KPK," kata Amir di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2014).

Amir mengungkapkan bahwa pansel bertugas untuk mencari sosok yang akan menggantikan Busyro Muqoddas sebagai pimpinan KPK. Tak ada niat untuk mengganggu ritme kerja KPK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira bagi sayβ€Ža yang kebetulan ditunjuk sebagai pimpinan pansel, saya ingin yakinkan publik bahwa seluruh anggota pansel KPK itu tidak ada sedikitpun adanya niat sekecil apapun untuk coba mengganggu ritme kerja KPK," jelas Amir

Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, sebelumnya mengungkapkan formasi kelima komisioner KPK saat ini adalah yang terbaik. Bambang khawatir pengganti koleganya kelak tidak bisa mengejar ritme kerja di KPK. "Kita lagi speed up pemberantasan korupsi. Gerakannya lagi dibangun, jadi orang yang tiba-tiba masuk begitu, pasti perlu waktu. Bisa mengganggu ritme itu," kata Bambang di Jakarta, Minggu 24 Agustus.

Pimpinan KPK pernah melayangkan surat kepada Menkum HAM dan presiden terkait keberatan pembentukan Pansel ini. Pimpinan KPK menganggap bahwa sebaiknya jika memang masa kerja Busyro tidak bisa diperpanjang maka tidak usah ada rekruitment pimpinan baru. Keempat pimpinan jilid 3 mengaku sanggup untuk menyelesaikan tugas yang masih sisa satu tahun lagi.

(kha/aan)


Berita Terkait