"Minimal surat, katanya kita yang ngajuin. Ya itu nego-negolah nanti," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (26/8/2014).
Ahok akan mencoba mengajak bicara PDIP dan Gerindra soal posisi wagub DKI. Dia menjelaskan hal yang dilakukannya ini merupakan implementasi rancangan Undang-undang tentang Pemilu Kada yang sedang dirancang Komisi II DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Supaya nggak berantem lagi. Ada rencana nanti Pemilu Kada pun nggak berpasangan lagi. Hanya satu orang, dan siapa pun yang terpilih berhak memilih wakilnya," tutur mantan anggota Komisi II (Pemerintahan Dalam Negeri) DPR ini.
Ahok berharap aturan baru ini akan segera berlaku. Kalaupun tak bisa dalam waktu dekat ini, dia berharap Undang-undang itu sudah bisa diterapkan di tahun 2017.
Kembali soal calon wagub DKI, Ahok sudah beberapa kali menyebut nama Deputi Gubernur DKI Sarwo Handayani sebagai calon idamannnya. PNS karier itu dipuji Ahok sebagai sosok pekerja keras dan jujur. Akankah Ahok mengusulkan nama perempuan yang akrab disapa Bu Yani itu?
(trq/nrl)










































