Demi Kepentingan Rakyat, Biarkan Ahok Pilih Wakilnya Sendiri

Demi Kepentingan Rakyat, Biarkan Ahok Pilih Wakilnya Sendiri

- detikNews
Senin, 25 Agu 2014 18:36 WIB
Demi Kepentingan Rakyat, Biarkan Ahok Pilih Wakilnya Sendiri
Jakarta - Siapa pendamping Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk memimpin DKI Jakarta masih menjadi perdebatan di antara dua partai pengusung yakni PDIP dan Gerindra. Hubungan kedua parpol itu sempat memanas lantaran dua kubu mengusung capres yang berbeda pada Pilpres 2014.

Pengamat politik yang juga dosen di FISIP UI, Nur Iman Subono mengatakan, Ahok sebaiknya diberi kebebasan untuk memilih wakilnya sendiri tanpa ada intervensi dari kedua parpol pengusung.

"Sebetulnya kita serahkan kepada Ahok, karena Ahok kan yang nantinya akan bekerja sama," kata Iman di acara Konferensi Nasional Ilmu Politik, di FISIP UI, Depok, Senin (25/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, jika bicara kasus per kasus, jika partai menunjuk wakil untuk Ahok jangan sampai menimbulkan konflik di kemudian hari. Hanya demi mementingkan partai, akhirnya mengabaikan kepentingan masyarakat.

"Partai harusnya membebaskan kalau memang benar-benar untuk kepentingan rakyat," jelas dosen yang juga peneliti itu.

Jika memang tidak ada titik temu antara PDIP dan Gerindra, menurut Iman, bisa saja Ahok memimpin Jakarta tanpa wakil. Hal ini bisa menjadi win-win solution bagi permasalahan yang ada dan mencegah konflik antar partai pengusung.

"Riil politiknya seperti itu, dia bisa menunjuk asisten-asistennya. Dari pada dia punya wakil tapi malah digerecoki, dan the show must go on," ucap Iman.

Sebelumnya, Ahok menyampaikan jika PDIP dan Gerindra tidak bisa sepakat soal pendampingnya maka dia akan menjalani tugas Gubernur tanpa wakil. Ahok hanya akan dibantu oleh empat deputinya.

"Kalau PDIP sama Gerindra nggak mau, daripada berantem, ya udah sendiri aja," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/8) siang.

(slm/dha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads