"Saya harus mendengar dulu pertimbangannya teman-teman wilayah seperti apa. Mereka yang ingin dipercepat itu pertimbangannya seperti apa, yang menghendaki tidak usah cepat-cepat seperti apa. Saya tidak arif jika memutuskan tanpa mendengarkan terlebih dahulu," kata Wakil Ketua Umum PPP Lukman Hakim Saifuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/8/2014).
Lukman yang juga Menteri Agama ini menyatakan amanah Mukernas PPP di Bogor memang berisi penyelenggaraan Muktamar sebulan pasca Pilpres 2014. Namun Lukman menafsirkan maksud amanah itu berarti satu bulan usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, pada 20 Oktober 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan ada rapat khusus pengurus harian untuk membahas momentum terbaik pelaksanaan Muktamar PPP, namun Lukman belum bisa menentukan kapan rapat itu akan digelar.
Tarik ulur polemik di internal PPP juga bermuara pada dorongan sejumlah kader untuk merapatkan partainya ke kubu Jokowi-JK lewat Muktamar. PPP didorong masuk ke pemerintahan Jokowi-JK nantinya. Apakah Lukman bersedia bila diminta menjadi salah satu menteri Jokowi-JK?
"Jangan berandai-andai telalu jauh lah. Saya sedang diuji, belum tentu lulus ujian ini (jadi menag sampai Oktober). Biarlah saya fokus menjalani tugas saya sampai Oktober," tandas Lukman.
(dnu/trq)











































