Pantauan detikcom di lokasi pelantikan Jalan Kebon Sirih, Jakpus, Senin (25/8/2014), sekitar 50 orang fotografer dadakan ini sudah memulai aksinya sejak pagi. Mereka berlarian mengejar dan menjepret anggota DPRD DKI Jakarta baru yang datang bersama keluarganya.
Para fotografer dadakan ini membawa berbagai jenis kamera DSLR canggih dan lensa tambahan. Salah satunya Rizal. Ia tampak memakai kamera DSLR merk Nikon D7000 yang terbilang cukup canggih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rizal menyatakan, para fotografer dadakan ini tak mematok harga untuk setiap foto yang mereka jual. Katanya, ada yang mau membayar Rp 25 ribu bahkan hingga Rp 100-200 ribu perfoto.
"Tergantung orangnya. Kalau yang baik mau kasih gede. Bayar berapa aja mau. Tapi ada juga yang kasih kecil. Kadang juga nggak laku, tapi itu resiko namanya kerjaan spekulatif ini," kata Rizal.
Pria yang datang dari Pasar Minggu, Jaksel, ini menjelaskan ada fotografer yang membawa printer sendiri untuk mencetak fotonya. Tapi ada juga yang menggunakan jasa studio cetak di dekat-dekat lokasi.
Sama seperti Rizal, salah satu fotografer dadakan di gedung DPRD DKI Jakarta, Uging merasa bersyukur jika ada acara besar seperti pelantikan DPRD DKI Jakarta itu. Ia bisa mengantongi uang yang cukup besar selepas kerja.
"Ini segini (satu bundel/kumpulan foto) kadang ada yang mau bayar Rp 500 ribu. Kalau nggak mau Rp 300 ribu atau Rp 200 ribu," tutur Uging yang membawa beberapa bundel foto. Satu bundel foto miliknya berisi 20-30 foto Anggota DPRD DKI Jakarta yang dilantik beserta keluarga.
"Yah lumayan ya dapetnya kalau lagi acara begini. Kan mereka orang-orang sukses, pasti mau bayarin lah," tutup Uging.
(ear/bar)











































