Nazar Cerita Soal 'Bom' dari Kubu Anas di Kongres PD

Nazar Cerita Soal 'Bom' dari Kubu Anas di Kongres PD

- detikNews
Senin, 25 Agu 2014 12:40 WIB
Jakarta - M Nazaruddin menceritakan soal adanya bom saat kongres di Partai Demokrat. Namun bom di sini bukan sesuatu yang mematikan. Bom yang dimaksud adalah gelontoran uang.

Nazar menceritakan ini saat bersaksi untuk terdakwa Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/8/2014).

"Bom itu maksudnya uang, waktu putaran satu ke dua, uang yang diputar USD 2 juta," kata Nazar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika tidak banyak bagi uang, nggak mungkin menang. Kita bisa gaet suara DPC karena posisi uang yang dipegang Mas Anas lumayan besar," lanjut Nazar lagi.

Nazar bercerita Anas sendiri sebenarnya sudah tahu posisinya untuk duduk sebagai ketum Partai Demokrat sempat turun menurut survei. Namun Anas tidak menggubris hasil survei itu.

DPC-DPC yang akan diberikan uang sendiri ternyata sudah mematok harga. Tawar menawar antara kubu Anas dan DPC terjadi. Inilah yang membuat tidak semua DPC mendapatkan uang secara rata.

"Makanya DPC itu tidak sama angkanya," tandas Nazar.

Di awal persidangan, Nazar sempat memberikan beberapa berkas kepada hakim, jaksa dan tim pengacara hukum Anas. Nazar juga sempat menyebar berkas kepada pengunjung sidang yang berisi sejumlah kasus Anas beserta nama-nama yang terlibat.

(mok/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini