Gerindra: Pansus Pilpres Tak Ada Hubungannya dengan Makar

Gerindra: Pansus Pilpres Tak Ada Hubungannya dengan Makar

- detikNews
Senin, 25 Agu 2014 12:22 WIB
Gerindra: Pansus Pilpres Tak Ada Hubungannya dengan Makar
Jakarta - Partai Gerindra menepis isu yang menyebut wacana pembentukan Pansus Pilpres di parlemen dinilai berlebihan dan tergolong upaya makar. Gerindra menegaskan Pansus Pilpres untuk perbaikan sistem demokrasi.

"Ini jadi ramai ditanggapi kemarin yang katanya ahli tapi nggak ngerti, bahwa Pansus Pilpres dikatakan makar. Pansus Pilpres ini tidak ada hubungannya dengan makar," kata Anggota Dewan Pembina Gerindra Martin Hutabarat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/8/2014).

Martin mengatakan kalau pansus Pilpres itu prioritasnya adalah merencanakan pemilu yang diselenggarakan mendatang agar lebih baik. Menurutnya, hal ini wajar karena dalam Pilpres 2014 masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pansus Pilpres ini kan merencanakan Pemilu mendatang agar lebih baik. Penyelenggara pemilu yang kita rasakan ada kekurangan, kita perbaiki," sebutnya.

Namun, dia menegaskan sekali lagi kalau pansus Pilpres ini bukan ingin melawan hasil putusan dari Mahkamah Konstitusi.

"Jadi, bukan maksudnya ingin meng-cut dan makar. Ini kan ditanggapi orang sok tahu, tapi nggak ngerti," kata Ketua DPP Gerindra itu.

Sebelumnya, Kriminolog dari Universitas Indonesia, Priyono Sumbogo, pada Ahad, (24/8/2014) menyebut wacana Pansus Pilpres dinilai berlebihan dan tergolong makar. Dia pun mengatakan jika putusan MK mesti diterima dan bagi yang menolak maka pihak tersebut melanggar serta haus akan kekuasaan.

"Iya, itu bisa makar. Pansus Pilpres ini sama saja menolak hasil Pemilu. (Putusan MK, red) ini putusan istimewa, harus dipandang demikian. Bagi yang menolak putusan MK maka itu melanggar gentle agreement. Yang menolak ini agresif dan haus akan kekuasaan," ujar Priyono dalam acara diskusi di Cikini, Jakarta, Ahad (24/8/2014).

(hat/trq)


Berita Terkait