Komplotan Pembobol Brankas di Kampus UMJ Ciputat Ditangkap Polisi

Komplotan Pembobol Brankas di Kampus UMJ Ciputat Ditangkap Polisi

- detikNews
Senin, 25 Agu 2014 10:45 WIB
Jakarta - Enam pelaku pencurian brankas di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Tangerang Selatan ditangkap polisi. Enam pelaku ini merupakan kawanan spesialis pencurian di gedung-gedung sekolah dan perkantoran.

Kasubdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, enam orang pembobol berangkas ini ditangkap pada Rabu 20 Agustus hingga Jumat 22 Agustus 2014 di lokasi berbeda-beda.

"Mereka kelompok spesialis curat (pencurian dan pemberatan) dengan sasarannya kampus dan sekolah-sekolah," ujar Herry kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/8/2014).

Keenam pelaku yakni Mohammad Jupri Polanunu alias Jupri (28) selaku 'kapten' kelompok, ditangkap di Ambon, Zulfikar alias Zul (27) ditangkap di Jl Cipinang besar selatan, Jatinegara, Jaktim dan Fajri Tuarita alias Aji (24), ditangkap di Parung, Bogor.

Selain itu, polisi juga menangkap Salani Lestaluhu alias Salani (28), Samsul Marasabessy alias Samsul (25) dan Effendy Sahubawa alias Boban (23).

Berdasar pengakuan 'kapten' kelompok, ketiganya telah membobol di 10 sekolah dan kampus. Terakhir, mereka bekerjasama membobol brankas di kampus UMJ pada April 2014 lalu dengan total kerugian mencapai Rp 60 juta.

"Kelompok mereka beraksi 1 sampai 2 kali dalam seminggu sejak awal 2011," ungkapnya.

Para pelaku pernah melakukan pencurian 10 unit LCD dan 4 unit CPU di SMP di kawasan Serpong. Mereka juga pernah beraksi di SD di kawasan Tangerang dan mengambil 2 unit LCD berikut 4 buah CPU. Selanjutnya, kawanan ini juda mengambil 4 unit monitor, 3 unit CPU dan satu unit televisi merek LG di sebuah TK di kawasan Serpong.

Di Kampus Bina Insani Bogor, komplotan asal Ambon ini juga mengambil uang tunai senilai Rp 20 juta berikut 20 unit LCD plus 2 unit laptop. Kawanan ini juga pernah menjarah di kantor Puspiptek di Tangerang, sebuah SMA di Bogor dengan hasil curian 12 unit LCD dan 4 unit CPU.

Masih di Bogor, sebuah sekolah di Parung juga pernah diobrak-abrik para pelaku. Mereka juga pernah beraksi di Ciawi dan Cibadak, Sukabumi.

Dari para tersangka, polisi menyita 2 buah linggis panjang, 8 buah obeng besar, 1 unit kamera merek Cannon, 4 unit telepon genggam milik tersangka dan 1 unit mobil Terios warna silver.

(mei/nal)


Berita Terkait