"(Jasad) ditemukan warga yang mau cari rumput, sekitar pukul 15:30 WIB. Jasad korban ditemukan di bawah pohon. Ada akar yang menjerat ke leher korban. Akar yang terjerat di leher korban, itu tumbuh dari dahan pohon. Pohon itu tua, jadi ada akar yang tumbuh dari dahannya. Seperti pohon beringin," kata Kanit Reskrim Polsek Gunungsindur, AKP Budi Santoso di Mapolsek Gunungsindur, Minggu (24/8/2014).
Budi menuturkan bahwa saat ditemukan, kaki korban menyentuh tanah. Korban berada dalam posisi bersimpuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lokasi penemuan, polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah kaos warna merah dan tas warna hitam berisi sebuah dompet kulit. Tidak ada identitas di dalam dompet korban.
"Di dalam tas ada dompet, tapi dompetnya kosong. Kita tidak temukan kartu identitas apapun," ucap Budi.
Budi menuturkan bahwa berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban diduga sudah meninggal sejak 7-10 hari. Hal tersebut menurutnya, terlihat dari kondisi jasad korban yang sudah membengkak.
"Wajahnya juga sudah sulit dikenali. Bagian mulut korban, sudah rusak," ungkapnya.
Saat ini, jasad sudah dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diotopsi sehingga penyebab kematian korban dapat diketahui secara pasti.
(imk/imk)











































