PKB: Parpol Bagian Utuh Perkuat Sistem Presidensial

PKB: Parpol Bagian Utuh Perkuat Sistem Presidensial

- detikNews
Minggu, 24 Agu 2014 22:35 WIB
PKB: Parpol Bagian Utuh Perkuat Sistem Presidensial
Jakarta - Wakil Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan menegaskan partai politik merupakan bagian dari sistem demokrasi. Dia menyebut ide menteri harus melepaskan jabatan di partai tidak dikenal dalam konstitusi.

"Baik-buruknya kinerja menteri tidak ditentukan apa dia kader dan menjabat di partai atau tidak, tapi tergantung dari kualitas, kapabiltas, dan integritas menteri bersangkutan. Fakta menjelaskan bahwa kasus korupsi terbesar seperti BLBI dan Century justru dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak berhubungan dengan partai. Jadi tidak benar kader partai pasti lebih buruk dari yang bukan partai," kata Daniel dalam keterangannya, Minggu (24/8/2014).

PKB menurut Daniel tidak mempermasalahkan pos kementerian disii kader ataupun pengurus parpol. Namun dia berharap peran parpol dalam pemerintahan tetap diakomodir dengan mengisi kursi kementerian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Fungsi dan peran partai menjadi bagian utuh dalam upaya kita memperkuat presidensial agar presiden terpilih Jokowi dapat memerintah secara efektif dan berhasil. Meniadakan dan melepaskan partai sama saja kita sedang memperlemah penguatan presidensial tersebut. Jadi sikap kami ini tegas untuk memperkuat kepemimpinan Jokowi dan bukan sebaliknya," sambungnya.

Bagi PKB, bagian terpenting bagi semua yang berada di kabinet nantinya, memiliki kepemimpinan yang berkomitmen dan visi sama dengan Jokowi-JK. Semua parpol pendukung harus siap bekerja keras mewujudkan cita-cita politik Jokowi guna mewujudkan pemerintahan yang bersih, melayani, efektif, dan solutif.

"PKB sebagai partai koalisi pendukung terbesar kedua setelah PDIP siap dan tegas akan mengawal hal tersebut terwujud. Langkah awal PKB adalah sikap jujur bagaimana secara tepat kita memperkuat presidensial dan kemudian secara bersama-sama komit mewujudkan pemerintahan yang bersih, berani melakukan terobosan, dan bekerja keras demi Indonesia yang lebih baik," tutur Daniel.

(zal/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini