Tim Dokter UGM Berhasil Hidupkan RS Cut Nyak Dien Meulaboh
Selasa, 04 Jan 2005 16:27 WIB
Yogyakarta - Tim dokter Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menghidupkan kembali RS Cut Nya Dien di Meulaboh. Tim dokter gelombang pertama yang tiba di Aceh pada Jumat (31/12/2004) lalu bersama relawan lainnya berhasil membersihkan puing-puing dan sisa bencana tsunami sehingga sudah bisa beroperasi kembali.Hal itu dikatakan oleh Rektor UGM Prof Dr Sofian Effendi didampingi Dekan Fakultas Kedokteran UGM Prof Dr dr Hardyanto Subono Sp.KK kepada wartawan di sela-sela acara pelepasan 20 tenaga medis ke RS Cut Nyak Dien di Meulaboh."Tim medis UGM gelombang pertama datang pada hari Jumat lalu berhasil masuk ke Meulaboh dengan bantuan heli Chinook," kata Sofian.Tim medis yang beranggotakan 26 orang gabungan tim medis UGM dan tim medis RSU Dr Sardjito itu langsung melakukan pembersihan di RS Cut Nyak Dien sehingga rumah sakit bisa dioptimalkan pemakaiannya.Tim medis pertama terdiri dari dokter spesialis bedah, spesialis anak, spesialis anestesi, psikatri, kebidanan dan kandungan, penyakit dalam, mata dan tim dokter dari Brigade Siaga Bencana. Sedangkan tim paramedis yang diikutsertakan adalah perawat gawat darurat, ahli sanitasi, ahli teknik dan ahli gizi."Tim yang pertama diberangkatkan dengan cepat karena keadaan darurat sehingga mereka pun harus mempersiapkan diri dengan peralatannya dalam waktu 18 jam," kata Sofian.Sedangkan tim kedua yang diberangkatkan hari ini meliputi dokter spesialis bedah, penyakit dalam, spesialis anak, anestesi, psikatri, kebidanan dan kandungan, Brigade Siaga Bencana dan paramedis. Tim kedua hari ini berangkat langsung menuju Medan dan Rabu besok diharapkan sudah dapat tiba di Meulaboh.Hardyanto Subono menambahkan, tim medis yang diberangkatkan selain membawa peralatan medis, obat-obatan dan vitamin, juga diharapkan dapat membantu menangani sanitasi dan penyehatan lingkungan."Saat ini di sana memerlukan sekali selang air, instalasi penjernihan air dan peralatan-peralatan lainnya. Tim kedua ini dapat melakukan beberapa rehabilitasi RS Cut Nya Dien, meski masih dalam keadaan serba darurat," katanya.
(nrl/)











































