Tsunami Summit, Sejumlah Ruas Jalan Ibukota Ditutup
Selasa, 04 Jan 2005 16:13 WIB
Jakarta - Lalu lintas di sejumlah ruas jalan ibukota dipastikan mengalami kemacetan akibat pengalihan dan penutupan jalan saat Tsunami Summit berlangsung 6 Januari 2005. Kemacetan akan terjadi pagi dan sore hari. "Oleh karena itu saya minta pengertian masyarakat. Pada tanggal 6 Januari akan dilakukan pengalihan lalu lintas pagi dan sore hari. Ada juga penutupan beberapa ruas jalan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani usai rapat panitia nasional Tsunami Summit di Istana Negara, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (4/1/2004). Namun, Firman belum bisa memastikan ruas jalan mana yang akan ditutup dan dialihkan karena hingga kini masih berkembang tempat yang akan menjadi penginapan tamu undangan. Ruas jalan yang akan ditutup masih dievaluasi. "Kita lakukan rekayasa lalu lintas pada jam tertentu, terutama pada tanggal 6 Januari mulai pukul 06.00 Wib-09.00 Wib pagi hingga para tamu negara hadir di JHCC," jelasnya. Untuk mengamankan acara itu, sebanyak 4000 aparat kepolisian akan diterjunkan. Sedangkan 10.000 personel lainnga juga disiapkan untuk operasi rutin di masing-masing wilayah. Tsunami Summit akan dihadiri 26 kepala negara serta kepala organisasi regional dan internasional. acara itu dijadwalkan akan berlangsung pukul 09.00 Wib-17.00 Wib. Para tamu undangan dijadwalkan tiba di JHCC pukul 08.30 Wib. Para tamu undangan itu akan menginap di 5 hotel, yakni Hilton, Shangri la, JW Marriott, Mulia dan Grand Hyatt. Kemungkinan ruas jalan yang akan mengalami kemacetan adalah di sekitar JHCC tempat berlangsungnya acara, 5 hotel tempat menginap dan rute Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusumah yang menjadi tempat kedatangan tamu undangan.
(rif/)











































