UGM Siap Kirim Dosen ke Universitas Syiah Kuala
Selasa, 04 Jan 2005 16:20 WIB
Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta siap mengirimkan sejumlah dosen/staf pengajar untuk menghidupkan kembali perkuliahan di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh yang luluh lantak akibat bencana tsunami."Saat ini kita masih melakukan pendataan dan inventarisasi kemungkinan dibukanya kembali perkuliahan di Universitas Syiah Kuala maupun dikirimkannya tenaga pengajar," kata Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Sofian Effendi kepada wartawan di sela-sela acara pelepasan tim medis UGM ke Meulaboh di kampus UGM Bulaksumur Yogyakarta, Selasa (4/1/2005).Selain mengirimkan tenaga pengajar, UGM juga memberikan kesempatan para mahasiswa tingkat akhir di Unsyiah untuk menyelesaikan pendidikannya di UGM sesuai dengan fakultasnya. "Bila mereka lulus tetap akan lulus dengan ijazah Universitas Syiah Kuala, jadi nilai kuliah yang diselesaikan di UGM ini akan ditransfer," kata Sofian.Sofian menuturkan, dua hari lalu rektorat UGM menerima surat dari Mendiknas yang isinya meminta agar UGM mengirimkan sejumlah tenaga pengajarnya ke Unsyiah untuk menghidupkan kembali perkuliahan. "Kita siap saja untuk itu. Apa yang mereka perlukan serta bagaimana kemampuan kita sendiri saat ini sedang dilakukan pendataan," kata Sofian didampingi Sekretaris Eksekutif UGM Dr Agus Sartono dan Dekan Fakultas Kedokteran Umum Prof Dr dr Hardyanto Subono Sp.KK.Menurutnya, UGM bisa mengirimkan hingga 300 tenaga pengajar atau sekitar 10 persen dari seluruh staf pengajar yang ada di UGM. Bahkan ada beberapa fakultas yang bisa mengirimkan tenaga pengajar bantuan lebih banyak seperti Fakultas Ekonomi dan fakultas berbasis agrokompleks seperti pertanian, kedokteran hewan dan peternakan.Soal biaya kuliah bagi yang akan menyelesaikan di UGM itu, kata Sofian, akan dicarikan melalui program beasiswa UGM dan beasiswa dari Depdiknas.
(nrl/)











































