"Ini tidak hanya akan disidik masalah narkotikanya, di samping itu kita akan menyidik pencucian uangnya," kata Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Arman Depari, dalam jumpa pers di Apartemen Season City, Jakarta Barat, Sabtu (23/8/2014).
Dua belas orang tersebut yaitu S, MH, O, LS, FJ, LM, SHB, SP, SH, SZ, PN, dan ALF. Mereka terdiri dari warga negara Indonesia, Tiongkok dan Nigeria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua jenis narkoba ini siap edar. Saat ini masih kita kembangkan apakah masih ada jaringannya di Indonesia," ujar Arman.
Menurut Arman, sebagian besar peredaran narkoba saat ini dikendalikan oleh dua narapidana yang kini telah divonis mati dan kini berada di LP Nusakambangan. Keduanya yaitu KK dan BS.
"Besok akan kita jemput. Keduanya WNI," tutur Arman.
(rna/gah)











































