"Seandainya saya menjadi ketum partai Golkar, saya membayangkan saya akan mendatangi Jokowi-JK. Saya akan mengatakan, kami mendukung Anda untuk menjalankan pemerintahan," kata Hajriyanto dalam diskusi Perspektif Indonesia yang digelar oleh Populi Center dan Smart FM di Rarampa Resto, Jalan Mahakam, Jakarta Selatan, Sabtu (23/8/2014).
"Tidak akan mengganggu dan menjatuhkan Anda di parlemen. Tapi tolong juga kalian berdua jangan mengganggu saya," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini modus baru bagi pemenang kedua pemilu (Golkar). Bagaimana kita mencari jalan ketiga selain bergabung dengan pemerintahan dan memilih untuk menjadi opisisi," jelas Hajrianto.
"Akan memalukan kalau oposisi tapi tidak solid. Bagaimana kalau di parlemen mengambil jalan pembelotan," imbuhnya.
(rna/gah)











































