"Masalahnya Unimog itu menerobos kawat berduri sampai dikhawatirkan menabrak pasukan aparat kepolisian. Jadi jangan Unimognya, tapi perilakunya," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto di Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (22/8/2014).
Djoko memberi perumpamaan, unjuk rasa membawa tank atau 100 ribu massa juga diperbolehkan, asalkan tertib.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di akhir jumpa pers Djoko sempat mewanti-wanti soal demo memakai tank yang tadi dia sebutkan.
"Saya ralat pernyataan saya tadi ya. Saya harus hati-hati di sini. Saya tidak ingin nanti headline yang keluar, Menko Polhukam membolehkan demo pakai tank. Anglenya jangan seperti itu. Saya sudah biasa nih berhadapan dengan saudara-saudara. Tolong dicatat ya. Jadi jangan sampai bunyinya seperti itu. Jangan bunyinya nanti Menko Polhukam membolehkan demo pakai tank," pinta dia.
(bar/ndr)










































