Menko Polhukam: Unimog Ingin Terobos Kawat Duri dan Khawatir Tabrak Polisi

Menko Polhukam: Unimog Ingin Terobos Kawat Duri dan Khawatir Tabrak Polisi

- detikNews
Jumat, 22 Agu 2014 14:50 WIB
Menko Polhukam: Unimog Ingin Terobos Kawat Duri dan Khawatir Tabrak Polisi
Jakarta - 3 Unimog milik pendukung Prabowo-Hatta masih ditahan polisi. Unimog ini diamankan karena membahayakan. Pada unjuk rasa terkait sidang di MK pada Kamis (21/8) kemarin, Unimog ini ingin menerobos kawat berduri yang dipasang sebagai pembatas.

"Masalahnya Unimog itu menerobos kawat berduri sampai dikhawatirkan menabrak pasukan aparat kepolisian. Jadi jangan Unimognya, tapi perilakunya," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto di Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (22/8/2014).

Djoko memberi perumpamaan, unjuk rasa membawa tank atau 100 ribu massa juga diperbolehkan, asalkan tertib.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi kalau yang demo 50 kalau lempar-lempar batu, lempar-lempar bom molotov. Itu yang lebih kita khawatirkan," imbuh dia.

Di akhir jumpa pers Djoko sempat mewanti-wanti soal demo memakai tank yang tadi dia sebutkan.

"Saya ralat pernyataan saya tadi ya. Saya harus hati-hati di sini. Saya tidak ingin nanti headline yang keluar, Menko Polhukam membolehkan demo pakai tank. Anglenya jangan seperti itu. Saya sudah biasa nih berhadapan dengan saudara-saudara. Tolong dicatat ya. Jadi jangan sampai bunyinya seperti itu. Jangan bunyinya nanti Menko Polhukam membolehkan demo pakai tank," pinta dia.

(bar/ndr)


Berita Terkait