Korban Tsunami di Aceh Terserang Beragam Penyakit

Korban Tsunami di Aceh Terserang Beragam Penyakit

- detikNews
Selasa, 04 Jan 2005 14:21 WIB
Jakarta - Korban bencana gempa dan tsunami di NAD mulai terserang penyakit infeksi paru-paru, diare, malaria dan campak. Meski belum memiliki data jumlah penderita secara pasti, Depkes telah menyiapkan lebih dari 10 ribu vaksin. Demikian disampaikan Menkes Fadilah Supari usai menerima kunjungan delegasi WHO di kantornya, Kuningan, Jaksel, Selasa (4/1/2005). "Hari ini mulai kita lakukan imunisasi atau vaksinasi campak untuk anak-anak kecil. Penyemprotan untuk Malaria juga sudah dimulai beberapa hari yang lalu," ujarnya. Dikatakan Fadilah, vaksin dikirim ke Banda Aceh, Lhokseumawe dan Aceh Timur. Sedangkan untuk Meulaboh belum masuk karena sudah ada floating hospital dari Singapura. Sejauh ini, lanjut Fadilah, pihaknya telah kehilangan 100 Puskesmas. Meski demikian, problem wabah penyakit masih dapat diatasi. Namun, proses evakuasi masih menjadi masalah karena tempat tidur pasien sudah penuh. Korban luka biasanya dibawa ke RS di Medan dan Jakarta. Disinggung kondisi Aceh, menurut Fadilah, sudah lebih baik dibandingkan hari-hari sebelumnya. Sejumlah RS seperti RS Kesdam, RS Sakinah dan RS Zainul hari ini mulai berfungsi. "Kita akan kirim personel Depkes ke RS-RS tersebut," katanya. Kunjungan WHOSoal pertemuannya dengan delegasi WHO, Fadilah mengungkapkan badan kesehatan dunia itu menanyakan apa yang dibutuhkan sehubungan dengan bencana di Aceh. "WHO menanyakan secara detail apa yang terjadi dan apa saja yang kami butuhkan," ungkapnya. Ia menambahkan WHO akan membantu untuk jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, WHO akan membantu sanitasi lingkungan dan penyediaan air bersih yang akan dibangun di perkampungan penduduk. "Sedangkan untuk jangka panjang, WHO membantu rehabilitasi Puskesmas dan RS termasuk perawatannya," demikian Fadilah. (rif/)


Berita Terkait