"Belum ada indikasi terlibat kelompok teroris, kita dalami dulu keterkaitan dan ketertarikannya (pada ISIS) seperti apa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/8/2014).
Rikwanto mengungkapkan, penyidik Polres Depok masih memeriksa Firman. Namun, bila ada keterkaitan dengan jaringan teroris, akan diserahkan ke petugas Densus 88 Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rikwanto melanjutkan, saat ini penyidik tengah mendalami alasan pedagang es keliling itu memasang bendera ISIS di tembok rumahnya. Apakah karena memiliki ideologi yang sama, itu yang sedang digali polisi.
"Kedalamannya sedang diperiksa apakah karena memang se-ide atau sepehamanan dengan konsep perjuangan ISIS, ini masih didalami," lanjutnya.
Firman diamankan aparat Polres Depok di rumahnya pada pukul 01.30 WIB, Jumat (22/8) dinihari tadi. Firman diamankan karena memasang bendera ISIS di tembok rumahnya selama beberapa hari yang lalu.
Di lokasi petugas menyita barang bukti berupa 3 helai bendera bertuliskan kaligrafi tauhid warna hitam, 1 helai bendera ISIS, laptop merek Lenovo, beberapa stiker bertuliskan Daulatul Islam Baaqiyah dan KTP.
(mei/slm)











































