Seorang sumber detikcom di lingkungan politisi membisikkan, Jumat (22/8/2014), Unimog itu punya pensiunan jenderal TNI. Mobil-mobil garang itu kerap digunakan saat demo di depan MK sebelumnya.
Sumber lainnya membenarkan kabar ini. Disebut-sebut ada empat unit mobil yang dimiliki sang jenderal, namun hanya tiga yang digunakan kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu siapa pemilik pasti mobil itu. Tapi relawan seperti teman-teman FKPPI, Laskar Merah Putih, dan PPM yang mengoperasikan mobil-mobi itu," kata penangung jawab aksi demo, Andre Rosiade.
Polisi belum memberikan informasi resmi terkait kepemilikan mobil tersebut. Yang jelas, dari nomor polisinya, ada indikasi melanggar ketentuan.
"Sedang kami periksa, nomornya tidak sesuai dengan ketentuan. Dan sudah kami cek nomor rangkanya, di Samsat wilayah Polda Metro Jaya tidak terdaftar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/8/2014).
Selanjutnya, pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya akan mengecek kendaraan tersebut ke Polda Jawa Barat. Saat ini 3 unit unimog tersebut diamankan di Markas Polda Metro Jaya.
Tiga Unimog tersebut disita polisi saat demo di kawasan Patung Kuda, Jl Medan Merdeka Selatan, kemarin. Para pendukung Prabowo menggunakan kendaraan yang lazim dipakai untuk militer tersebut untuk membawa pengeras suara. Mobil itu juga jadi tameng untuk melindas kawat berduri yang dipasang polisi.
Ketiga mobil tersebut kini terparkir di Polda Metro Jaya. Polisi masih mencari siapa pemiliknya.
(mad/asy)











































