Bandara Ditutup, Bantuan ke Banda Aceh Terganggu
Selasa, 04 Jan 2005 12:26 WIB
Banda Aceh - Bantuan kemanusiaan terganggu akibat pesawat cargo jenis Boing 737-200 milik maskapai TRI-MG tergelincir di Bandara Udara Iskandar Muda Banda Aceh. Posisi pesawat yang persis berada di tengah-tengah runway membuat semua penerbangan ditunda.Salah seorang petugas Bandara Lanud Iskandar Muda, Agus kepada detikcom, Selasa (4/1/2005) mengatakan bahwa pengiriman bantuan tersendat gara-gara pesawat yang tergelincir belum berhasil di tarik. "Biasanya sampai tengah hari sedikitnya 20 pesawat datang membawa bantuan," kata Agus.Sejak pesawat pembawa cargo tergelincir pukul 02.00 WIB, otomatis aktivitas di Bandara Iskandar Muda lumpuh. Tak ada penerbangan yang bisa datang maupun pergi. Pesawat hercules yang biasanya sudah berdatangan, tak satupun yang mendarat. Selain itu, pesawat-pesawat komersil juga tertahan. Baik itu pesawat dari maskapai penerbangan Garuda, Jatayu dan lainnya.Bantuan makanan, obat-obatan, peralatan kesehatan maupun kedatangan sukarelawan otomatis tersendat. "Kita belum tahu kapan bisa normal," kata Agus.Selain itu, ratusan penumpang yang hendak menuju ke Medan dan kota-kota lain tertahan. Termasuk pernumpang pesawat hercules menuju Medan sampai siang ini masih menunggu di Lanud Iskandar Muda, Banda Aceh.
(jon/)











































