"Drama Pilpres yang begitu panjang yang semula diperkirakan akan berdarah-darah, terbukti dapat berjalan secara aman, damai, demokratis dan konstitutional," ucap Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid di Jakarta, Kamis (21/8/2014) malam.
Nusron yang sudah dipecat dari Partai Golkar ini mengakui, banyak pihak yang khawatir dengan situasi keamanan. Namun kekhawatiran itu, menurutnya, dapat ditepis oleh banyak pihak juga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nusron mengajak seluruh pendukung Prabowo-Hatta menghentikan berbagai tindakan yang bersifat kontraproduktif. Dan mau melebur untuk mendukung pemerintahan yang baru di bawah kepemimpinan Jokowi-JK.
"Jokowi-JK juga tidak akan menganggap pendukung Prabowo-Hatta menjadi warga kelas kedua, semua sama, tidak ada yang diistimewakan," tandasnya.
(mok/nvc)











































