“Saya sudah bicara dengan Pak Gubernur, sebisa mungkin diperbaiki jika keadaannya sudah kondusif, tapi kalau besok ada demo ya kami tahan dulu. Kami akan pantau juga ke polisi besok bagaimana apakah demonya sudah selesai atau masih ada demo lanjutan,” kata Nandar saat dihubungi detikcom, Kamis (21/8/2014).
Nandar mengaku sudah memerintahkan bawahannya untuk memetakan kerusakan pasca demo. Sementara biaya perbaikan nantinya akan diambil kantong APBD. “Intinya akan sesegera mungkin kami perbaiki karena ini jalur protokol,” sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nandar ingin ganti rugi dilakukan sama seperti ketika taman di depan gedung KPU, Menteng, hancur dirusak massa pendukung dua pasangan capres beberapa waktu lalu. Sebagai sanksi saat itu, pemprov meminta pihak Gerindra menanam pohon di Kanal Banjir Timur.
Dia pun akan koordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI untuk menyurati pihak terkait. “Okelah itu salah satu upaya (perbaikan), seperti yang dulu di KPU. Tapi (kalau menunggu mereka) nanti Jakarta terlalu lama jeleknya. Jadi lebih balik dialihkan, jadi bikin perbaikan taman di mana atau menanam pohon di mana. Itu kalau memang dia mau tanggung jawab,” bebernya.
(ros/rmd)











































