"Ada 6 orang yang luka memar dan luka di kaki, dibawa ke rumah sakit," ujar Kabid Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak saat dihubungi wartawan, Kamis (21/8/2014).
Keenam orang tersebut, kata Musyafak, rata-rata mengalami memar dan keseleo karena terjatuh saat berlarian menghindari tembakan gas air mata.
"Kemudian ada yang terbentur terkena temannya sendiri," imbuhnya.
Dari 6 korban itu, 4 orang di antaranya dirawat di RSPAD Gatot Subroto, rujukan dari RS Tarakan. Sedangkan 2 orang lainnya dirawat di RS Cipto Mangunkusumo.
Ditambahkan Musyafak, secara keseluruhan korban dari pengunjuk rasa ada 46 orang. Di luar 6 orang yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto dan RSCM, 40 orang lainnya terkena gas air mata.
"40 orang yang terkena gas air mata sudah pulang," pungkasnya.
Sementara satu orang anggota polisi yang terluka dirawat di Dokkes Polda Metro Jaya. (mei/rmd)











































