Massa Prabowo Rusak Taman, Ahok: Biar Publik Menghukum Secara Sosial

Massa Prabowo Rusak Taman, Ahok: Biar Publik Menghukum Secara Sosial

- detikNews
Kamis, 21 Agu 2014 18:02 WIB
Massa Prabowo Rusak Taman, Ahok: Biar Publik Menghukum Secara Sosial
Jakarta - Pendukung Prabowo merusak sejumlah taman kota dalam aksi unjuk rasa. Menanggapi hal ini, Wagub Ahok mempersilakan masyarakat menghukum para pelaku secara sosial.

"Siapa pun yang melakukan itu, lama-lama masyarakat akan menghukum secara sosial, orang bisa melihat. Simpati orang juga akan jadi jatuh lihat kelakuan orang seperti itu," ujar Ahok di kantornya Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014).

"Ya masyarakat akan menilailah nanti. Biarin sajalah," imbuh politisi dari partai besutan Prabowo ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok menjelaskan Pemprov DKI akan memperbaiki taman-taman yang rusak tersebut terutama yang terletak di Bundaran Patung Kuda Indosat. Biaya perbaikan itu nantinya juga akan menggunakan dana APBD.

"Mau minta tanggung jawab sama siapa? Yang ngajuin demo itu terlalu banyak kelompok. Jadi kita siap perbaiki saja," kata Ahok.

"Kita mau ambil tindakan hukum juga perlu polisi. Dan kalau polisi menembak juga akan mengganggu kan," ujarnya

Saat diwawancara terpisah, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Nandar Sunandar menyebut Pemprov DKI akan meminta pertanggungjawaban dari pihak Prabowo-Hatta.

β€œKita akan menghubungi yang berkepentingan, siapa pimpinannya. Nanti kita persuasif menyadarkan, agar politik itu jangan merusak taman. Mohon kesadarannya agar diperbaiki,” ucap Nandar. Dia mencontohkan kasus rusaknya taman di sekitar KPU ketika massa peserta pilpres saat mengantarkan jagoannya mengambil nomor urut bulan Mei lalu.

(sip/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads