"Sama sekali tidak benar (ada prostitusi), itu hanya kasuistis. Isu kondom digeneralisir seolah-olah jadi tempat prostitusi itu tidak benar," jelas Rektor Unas El Amry Bernauli Putera kepada wartawan di Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014).
Sementara itu, Kepala Biro Umum Unas Abdul Malik menjelaskan, kondom tersebut ditemukan pada saat operasi 'bersih-bersih' yang dilakukan pihak rektorat bersama aparat kepolisian pada pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malik mengutarakan, kondom tersebut ditemukan di ruang senat Fakultas Pariwisata. Belum diketahui juga siapa pemilik kondom tersebut.
"Saya rasa itu hanya kenakalan saja, artinya mungkin dia di luar melakukannya. Tetapi di dalam kampus sendiri saya pastikan tidak ada seks bebas," tuturnya.
Unas saat ini tengah melakukan upaya pembersihan secara menyeluruh di dalam kampus. Upaya itu dilakukan menyusul adanya temuan sejumlah narkotika di beberapa ruangan di dalam kampus.
(mei/rmd)











































