Pantauan di lokasi pukul 14.30 WIB, Kamis (21/8/2014) seorang ibu yang menggunakan baju tentara loreng berwarna hijau merah jatuh pingsan saat petugas menyemprotkan water cannon. Ibu tersebut kemudian ditandu dan dievakuasi menuju ambulans yang bertuliskan "Dokter Sahabatku" milik Gerindra.
Sementara polisi masih menghalau massa dengan water cannon dan tembakan gas air mata. Mobil pendemo yang berhasil melewati kawat berduri ditinggalkan begitu saja. Setiap orang menyelamatkan dirinya masing-masing.
Kawasan Jl Medan Merdeka Barat dekat Patung Kuda Arjuna dibanjiri air bekas semprotan water cannon. Udara di sekitar juga membuat mata terasa perih akibat tembakan gas air mata.
(slm/nwk)











































