Kondisi ribuan massa demonstran itu membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang juga kader Gerindra itu enggan memberikan imbauan pada para demonstran. Ahok hanya bisa pasrah jika para demonstran nantinya merusak taman atau jalur hijau yang ada di sekitar putaran Patung Kuda.
βMana bisa diimbau orang-orang (massa demonstran) kayak begitu. Saya mana tahulah,β kata Ahok saat ditemui di sela-sela kegiatannya di kantor, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (21/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waktu itu, Ahok sempat 'menghukum' dua pasangan calon dan meminta mereka memperbaiki taman. Dia juga menyindir capres yang dianggapnya tidak memberikan teladan berpolitik yang baik bagi para pendukungnya.
Sementara itu, beberapa jam sebelum pengumuman putusan MK, ribuan massa pendukung mulai memadati kawasan Thamrin-Merdeka Barat. Sebagian dari mereka ada yang mencoba rusuh seperti menerobos kawat duri. Bahkan ada juga yang menendang taksi dan mendorongnya agar melintas lewat trotoar.
(ros/rmd)











































