"Kalau persiapan mendukung Pak Anas yang disiapkan, menyiapkan uang totalnya mungkin 17 dus, 11 dus mobil boks, 6 dus kecil dibawa di Fortuner," ujar Aan bersaksi untuk Anas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (21/8/2014).
Aan mengaku tidak melihat langsung duit yang dikirim. Namun dia diperintah Nazaruddin untuk mengecek persiapan uang yang akan dibawa ke Bandung dengan menelpon kepala petugas keamanan perusahaan bernama Dede.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Duit dalam dus sepengetahuan Aan dibawa ke Hotel Aston yang bersebelahan tempat pendukung Anas. "Di Hotel Aston bersebelahan denga Grand Aquilla yang mendukung pencalonan Pak Anas jadi ketum," sebutnya.
Selain itu Aan mengaku diperintah Nazar membagikan uang di Hotel Grand Aquilla bersama ajudan Nazar bernama Iwan . "(Dibagikan ke, red) ketua DPC," sebutnya.
Uang yang dibagikan ini tersimpan di kamar Wakil Direktur Keuangan Grup Permai saat itu Yulianis. "Di Hotel Aston," ujar Aan.
(fdn/rmd)











































