Pendemo mencoba masuk ke Jl Medan Merdeka Barat, mencoba mendekati gedung MK. Mereka berupaya menerobos kawat berduri dan melemparkan botol plastik bekas air mineral ke arah polisi yang berjaga.
Aksi pendemo itu dimulai begitu tiba di sekitar Patung Kuda/Bundaran Indosat, Kamis (21/8/2014) pukul 12.30 WIB. Mereka menarik-narik dan mencoba memotong kawat berduri dengan menggunakan tongkat besi. Namun upaya merusak kawat berduri itu tidak mudah karena kawat berduri yang terbuat dari baja itu sangat kuat. Kawat itu juga sangat tajam seperti silet, yang mencoba memegangnya akan tergores.
Gagal menerobos kawat berduri, massa melemparkan sejumlah botol air mineral dan mengenai beberapa petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu polisi langsung memberikan perintah dengan pengeras suara untuk mengingatkan petugas.
"Atas nama perintah UUD negara, saya perintahkan untuk tidak bertindak anarkis. Kami akan bertindak tegas pada siapa pun yang bersikap anarkis!" kata polisi tersebut.
Mendengar peringatan polisi, salah seorang pendemo menenangkan anggotanya. Pendemo kini sedang menegosiasi agar diizinkan masuk di sekitar Gedung MK.
Sementara itu, 3 truk besar diparkir di depan pagar berduri. Posisi truk berhadapan di depan polisi dan 4 kendaraan taktis polisi.
(nik/nrl)











































