"Nah, Golkar kalau dipercaya tentu sudah menyiapkan beberapa figur andal untuk posisi penting seperti Ketua DPR maupun kursi Ketua untuk komisi," ujar Priyo di Gedung DPR, Senayan, jakarta, Rabu (20/8/2014).
Dia mengatakan menyesuaikan peraturan UU MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3), kader dari fraksi partai mana pun baik pemenang pemilu atau bukan, bisa mengajukan diri. Meski belum secara resmi diumumkan, Priyo mengakui sejauh ini ada sejumlah nama potensial yang diunggulkan seperti Bendahara Umum Setya Novanto, Wakil Ketua Umum Fadel Muhammad, serta Ketua SOKSI Ade Komarudin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, ditanya pertimbangan munculnya nama seperti Setya Novanto, Priyo menjawab itu bukan dari partai. Menurutnya, dari sejumlah nama yang muncul sekarang itu berdasarkan dedikasi, pengalaman, senioritas, dan prestasi. Disinggung, nama Setya yang sering dikaitkan dengan persoalan hukum, dia mengaku belum bisa menjawab karena masih dalam proses.
"Ini kan belum diputuskan, masih dalam proses. Semua tentu akan dipertimbangkan. Yang saya sebut tadi adalah tokoh-tokoh unggulan, senioritas, dedikasi, prestasi, berdasarkan jam terbang dan pertimbangan lain. Belum tentu juga kita usung, tetapi kira-kira yang saya sebut tadi," sebutnya.
(hat/van)










































