Ahok: Yayasan Beasiswa DKI Mau Kami Bubarin

Hari ke-674 Jokowi-Ahok

Ahok: Yayasan Beasiswa DKI Mau Kami Bubarin

- detikNews
Rabu, 20 Agu 2014 15:40 WIB
Ahok: Yayasan Beasiswa DKI Mau Kami Bubarin
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menyatakan pihaknya akan menghapuskan Yayasan Beasiswa DKI. Yayasan yang sudah berdiri sejak tahun 1952 itu dianggapnya tidak lagi efektif jika nantinya sistem Kartu Jakarta Pintar (KJP) resmi ditingkatkan menjadi beasiswa.

“Kami mau kasih (beasiswa). Kami punya yayasan beasiswa kan. Nah, yayasan itu mau kami bubarin terus kami bikin saja perda beasiswa (baru),” kata Ahok saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional di Dufan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (20/8/2014).

Sistem pemberian dana bantuan sosial Kartu Jakarta Pintar (KJP) nantinya diubah menjadi pola beasiswa agar biaya anak didik bisa dijamin sampai selesai sekolah. Dana KJP yang hanya berkisar Rp 280 ribu selama ini dianggap kurang mencukupi. Sementara kalau beasiswa maka uang sekolah, uang hidup, uang baju juga bisa ikut ditanggung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemberian beasiswa itu ditargetkan bisa mulai pada tahun anggaran 2015. “Tetap KJP sistemnya, cuma ditingkatkan dan dipayungi perda beasiswa, sehingga nilainya lebih tinggi. Yayasan beasiswa kita bubarin, karena sudah tidak ada lagi gunanya kalau sudah ada (alokasi beasiswa) di APBD. Tapi itu nanti setelah perdanya ada,” jelas Ahok.

Ahok mengaku tidak masalah mengalokasikan dana beasiswa hingga Rp 3 triliun-Rp 5 triliun. Sekedar informasi, saat ini dana KJP yang disetujui DPRD dalam APBDP DKI hanya Rp 799 miliar.

“Nanti penerimanya rekomendasi dari sekolah. Masa wali kelas enggak tahu mana anak yang pakai BB, pakai sepatu Nike atau Reebok. Nanti (pengawasannya) guru dan wali kelas juga. Kalau mereka main ya aku kasih sanksi, dicopot dan dipidana,” pungkasnya.

(ros/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads