Dalam berbagai acara Prabowo terus mengajak semua pendukungnya bersatu padu. Seperti saat menghadiri acara Jabar Ngahiji Jabar Kahiji di Gedung Sabuga Bandung, Jalan Tamansari, Selasa (19/8/2014) malam.
Dalam kesempatan itu Prabowo mengajak warga pendukungnya bersiap memperjuangkan keadilan. Berikut lima 'kampanye' panas Prabowo yang belum juga legowo:
Tak masalah dibilang belum legowo
|
|
"Saya disebut tidak legowo tidak masalah tapi bagaimana tanggung jawab saya terhadap saudara-saudara saya dan puluhan juta yang memilih saya terhadap kecurangan ini. Bagaimana?," ujar Prabowo dalam acara Jabar Ngahiji Jabar Kahiji di Gedung Sabuga Bandung, Jalan Tamansari, Selasa (19/8/2014).
Ia pun optimis atas gugatannya itu, hakim-hakim di MK akan memberikan putusan yang sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya. Bahkan jika hasil putusan MK masih juga belum sesuai dengan harapannya, Prabowo menyatakan masih ada jalan lain yang akan ditempuh.
"Kita juga akan menempuh lewat PTUN. Kekuatan politik kita masih sangat kuat, di DPR RI dan DPRD seluruh Indonesia juga kita kuat," tutur Prabowo.
Rakyat akan mencari keadilan sendiri
|
|
"Yang melakukan kecurangan itu seperti mengatakan, hei rakyat Indonesia kamu bodo, kamu diam," ujar Prabowo.
Ia mengatakan, rakyat tidaklah bodoh. Seperti sejarah yang ada, jika keadilan tidak bisa diberikan lembaga resmi negara maka rakyat akan mencari keadilan sendiri. Prabowo pun menyatakan bahwa rakyat bukanlah kambing yang bisa disuruh-suruh.
"Kalau lembaga resmi tidak bisa memberi keadilan, maka rakyat akan mencari keadilan sendiri. Kita akan berjuang dengan akal yang sehat," katanya.
Secara implisit, Prabowo juga seolah mengajak pendukungnya untuk tidak tinggal diam jika mendapati ketidakadilan.
"Ini bukan pikiran, anjuran, atau pendapat Prabowo. Tapi pelajaran sejarah, kalau rakyat dibohongi tidak diberi keadilan maka rakyat dibohongi, kalau tidak mendapatkan keadilan, maka rakyat akan mencari keadilan sendiri," tutur Prabowo.
Perjuangan baru dimulai
|
|
Prabowo yang menghadiri acara Jabar Ngahiji Jabar Kahiji yang digelar di Gedung Sabuga Bandung tessebut mengatakan bahwa pada 9 Juli lalu banyak ibu-ibu yang menangis. Namun Prabowo terus mengingatkan bahwa perjuangan baru dimulai.
"Saya bilang, jangan nangis, perjuangan kita baru dimulai," ujar Prabowo, saat memberikan orasi dalam acara Jabar Ngahiji Jabar Kahiji di Gedung Sabuga Bandung, Selasa (19/8/2014)
Minta ibu-ibu buat dapur umum
|
|
"Ibu-ibu harus siap bikin dapur umum. Siap?" tanya Prabowo sambil mengepalkan tangannya, yang diamini oleh para ibu-ibu..
Prabowo pun menanyakan apakah mereka mau menjadi kambing atau menjadi orang Indonesia. "Apa mau dipimpin kebohongan, kecurangan? Ibu-ibu jangan mau. Bisa dibeli disogok. Kita tidak buta. Kita tidak akan mengaku kalah oleh kebohongan," tuturnya.
Ia pun meminta ibu-ibu untuk ikut berperan supaya suami-suami mereka tidak takut untuk memperjuangkan keadilan. Bahkan menurutnya ibu-ibu harus mendorong suami yang takut.
Prabowo: Kita menang!
|
|
"Kita menang! Kita menang! Kita menang! Kita menang!" yang kemudian diikuti oleh para simpatisan dan pendukungnya.
"Percayalah, kita akan meraih kemenangan," kata Prabowo.
Usai acara tersebut Prabowo tak bisa dikonfirmasi lagi. Dari dalam mobilnya, Prabowo hanya keluar lewat atap mobilnya untuk melambaikan tangan dan bersalaman dengan para pendukungnya.
Halaman 2 dari 6











































