Acara itu digelar untuk membicarakan halaqah dan refleksi kebudayaan pesantren. Lesbumi pun hadir di forum itu tanpa ketuanya.
"Tidak ada ketua Lesbumi karena ini bukan acara Lesbumi," kata Ketua Lesbumi DIY Hasan Basri Marwah kepada detikcom di Hotel Acacia, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (20/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Acara ini lebih spesifik inisiatif PKB, mereka minta masukan tentang masalah-masalah kebudayaan dari teman-teman di bidang kebudayaan, dari seniman langsung, maupun orang-orang yang konsen bidang kebudayaan itu," ujar Hasan.
Pria yang akrab disapa Burhan ini menambahkan, ada isu peralihan kepemimpinan Lesbumi. Namun hal itu tergantung Pengurus Besar NU yang menunjuk langsung Ahmad Dhani memimpin Lesbumi beberapa bulan lalu.
"Soal peralihan itu juga nggak tahu, putusan dari PBNU. Kemungkinan dari arah ini rekomendasi mau membuat lembaga kebudayaan sendiri di bawah PKB. Tanpa harus bertabrakan dengan program kebudayaan NU," ujar pria berambut keriting sebahu itu.
Selain Lesbumi DIY, acara yang sempat dihadiri Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar itu juga dihadiri Lesbumi Jakarta dan beberapa ketua Lesbumi dari daerah lainnya. Sejumlah budayawan NU juga hadir dalam acara itu.
Seperti diketahui Ahmad Dhani adalah Ketua Lesbumi NU. Namun dia berbeda pandangan politik dengan PKB yang mendukung Jokowi-JK. Di Pilpres 2014, Dhani menjadi juru kampanye nasional Prabowo-Hatta.
(vid/trq)











































