Menurut Kapolsek Tambora, Kompol Deddy Tabrani, kejadian terjadi kemarin malam di Perempatan Lampu Merah Jembatan Dua, Tambora, Jakarta Barat. “Kami langsung amankan mereka yang jumlahnya enam orang, dua di antaranya adalah wanita,” ujarnya, Selasa (19/8/2014).
Deddy menjelaskan, komplotan anak punk ini memang sering meresahkan para pengendara dan pejalan kaki. Sebab, selain mengamen dengan cara meminta uang uang secara kepada sejumlah pengendara.
Mereka juga sering mengamen di dalam angkutan umum mikrolet yang kapasitas ruangannya kecil dan menggangu penumpang.
"Mereka adalah Cucung alias Mat Roji, Lintang, Andi Wijaya, Dede, Sri, Aprilia," ujar Deddy.
Saat ini, lanjut Deddy, keenam anak jalanan itu masih sedang dalam proses pemeriksaan. Apabila terbukti melakukan tindak kriminal, mereka akan di proses hukuman pidana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang anak jalanan, Cucung mengelak dari tuduhan itu. Dia mengaku mengamen untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
“Kalau dikasih syukur, tidak juga gak apa-apa, nggak kami paksa,” ujarnya.
(spt/sip)










































