Eep: Anak-anak Aceh Jangan Diperlakukan Seperti Barang

Eep: Anak-anak Aceh Jangan Diperlakukan Seperti Barang

- detikNews
Selasa, 04 Jan 2005 01:15 WIB
Jakarta - Pengamat politik Eep Saefulloh Fatah meminta pemerintah mendata anak-anak korban bencana gempa dan tsunami di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan menjaganya. Ini untuk mencegah agar mereka tidak diambil oleh orang-orang yang berminat seperti layaknya barang."Anak-anak di Aceh jangan diperlakukan seperti persoalan di Aceh sudah selesai dan mereka bisa dibawa oleh siapa saja. Dan seolah-olah diperlakukan seperti barang yang bisa diambil oleh siapa pun yang berminat sementara penanganan di Aceh belum tuntas," ujar Eep.Pernyataan ini disampaikan Eep di sela-sela menghadiri acara Renungan Tahun Baru dan Award Politisi Bersih untuk Amien Rais yang diselenggarakan oleh Nusantara Center di Hotel Nikko, Senin (3/1/2004) malam.Selain Eep, acara ini antara lain juga dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault, anggota DPR dari Fraksi PAN Fuad Bawazier, dan pengamat politik Indra J. Piliang, Namun Amien Rais, yang ditunggu-tunggu, berhalangan hadir.Pendataan terhadap anak-anak korban bencana tersebut, menurut Eep, untuk mengetahui apakah benar-benar keluarga mereka sudah tidak ada, termasuk keluarga dekatnya. Kalau mereka masih ada maka harus diberikan hak mengasuh terhadap mereka dulu. "Jangan kepada masyarakat yang lain. Jangan sampai ada keterburu-buruan yang bisa menimbulkan masalah baru."Pemerintah harus menahan anak-anak Aceh tidak boleh diambil oleh siapa saja dengan mudah dan dengan mekanisme yang serampangan. "Di sana harus ada pendataan yang serius dulu dengan jadwal waktu tertentu. Kalau batas waktunya sudah dilewati baru bisa diambil langkah lainnya seperti adopsi," demikian Eep Saefulloh Fatah. (gtp/)


Berita Terkait