Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan meresmikan patung pasukan perdamaian di Sentul, Bogor. Patung ini sebagai apresiasi peran prajurit TNI yang ikut menjaga perdamaian dunia.
Patung ini berdiri gagah di puncak teratas kawasan Pusat Perdamaian dan Keamanan Indonesia di Bukit Merah-Putih, Sentul Bogor, Selasa (19/8/2014). Lahan seluas 261,569 hektar ini menjadi pusat pelatihan untuk pasukan perdamaian berskala dunia.
Salah seorang perwira TNI AD menjelaskan, patung ini dibuat bukanlah berdasarkan seseorang yang terkenal. Namun model patung ini adalah salah satu prajurit TNI yang ikut bertugas menjaga perdamaian dunia.
"Dipecah jadi enam, baru digabung di sini," kata perwira tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tangan kirinya memegang tongkat beserta bendera merah putih. Tangan kanan menenteng senjata laras panjang otomatis. Prajurit ini memakai juga rompi antipeluru beserta peralatan perang lainnya.
Mata prajurit ini memandang lurus ke depan melihat kawasan Cibinong. Dia berdiri di atas batu besar warna coklat.
SBY tidak hanya meresmikan patung ini saja. Dia juga akan meresmikan menara bendera berkonsep dasar berbentuk bambu runcing.
Sebuah menara dari besi setinggi 150 meter berdiri tidak jatuh dari patung prajurit ini. Di puncak paling atas dipasang bendera merah putih raksasa selebar 20x30 meter. Bahannya terbuat dari parasut seberat 300 Kg yang tahan menghadapi cuaca ekstrem.
Inilah menara bendera tertinggi di Indonesia dan ketiga di dunia. Agar bendera tidak melilit, bagian puncaknya dapat berputar 360 derajat mengikuti arah angin.
(mok/gah)











































