Pasca Gempa-Tsunami, Porwanas Tetap Digelar di Pekanbaru
Selasa, 04 Jan 2005 00:00 WIB
Pekanbaru -
Meski banyak kalangan yang mengimbau agar ditiadakan namun Pekan Olah Raga Wartawan Nasional (Porwanas) tetap akan digelar di Pekanbaru. Hajatan ini akan menghabiskan dana sekitar Rp 6 miliar yang diambil dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau.Imbauan agar Porwanas ditiadakan karena bangsa Indonesia masih berduka atas terjadinya bencana gempa-tsunami di Aceh dan Sumatera Utara yang menelan korban jiwa hingga 80.000 orang. Disarankan agar anggaran Porwanas dialihkan menjadi dana kemanusiaan buat Aceh dan Sumut. Apalagi sekitar 200 orang keluarga besar wartawan di Aceh juga menjadi korban.Namun, terlepas masih etis atau tidak pelaksanaan Porwanas itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Pekanbaru Sutrianto memastikan ajang itu tetap dilaksanakan. Menurutnya, Porwanas akan dijadikan momentum untuk penggalangan dana buat bantuan kemanusian di Aceh dan Sumut.Sebab, katanya, nantinya lebih dari 2000 wartawan di seluruh Indonesia akan berkumpul di Pekanbaru sekaligus dalam pelaksanaan Hari Pers Nasional. Dalam pertemuan itulah, nantinya, PWI akan melakukan penggalangan dana bantuan kemanusiaan buat bencana di Aceh dan Sumut."Porwanas tetap akan kita laksanakan. Temanya kita rubah menjadi penggalangan dana kemanusian untuk Aceh. Kendati demikian, beberapa even olah raga akan ada yang kita pangkas dan dananya kita alihkan ke bantuan tadi," kata Sutrianto Ketua PWI Cabang Pekanbaru kepada detikcom, Senin (3/01/2005).Sutrianto menjelaskan, dana Porwanas ini dianggarkan dalam APBD sebanyak Rp 6 miliar. Namun saat ini dana yang baru turun dari Pemerintah Provinsi Riau sebesar Rp2,5 miliar. Dalam penggalangan dana dari wartawan ini, diperkirakan akan menghasilkan dana bantuan kemanusiaan diatas Rp 200 juta. "Ini bila dihitung dari jumlah undangan wartawan yang mencapai lebih dari 2000 orang."Namun, dana penggalangan ini diperkirakan tidak akan sebanding dengan dana yang dihabiskan dalam pelaksanaan Porwanas. Apa lagi masing-masing undangan dari berbagai daerah menggunakan dana sendiri. Itu artinya, masih lebih baik dana tranportasi ke Riau mereka disalurkan dana kemanusian buat musibah di Aceh dan Sumut.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































