"Mas Ryan baik, berat badannya naik 4 kg," kata pengacara Ryan, Fransisca Indrasari di kantor Kemenkes, Jl Salemba Raya, Jakpus, Selasa (19/8/2014).
Selain itu, menurut Fransisca, kondisi psikis Ryan juga telah membaik. Pria lulusan S2 Universitas Indonesia ini kerap menghabiskan waktu dengan bermain catur bersama para pembesuknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di saat senggang, Ryan menghabiskan waktu untuk menulis. Salah satu tulisan Ryan, menurut Fransisca adalah mengenai kritikan terhadap pihak rumah sakit karena persediaan air yang terbatas.
"Dia lalu menulis, agar pasien tidak kekurangan air minum, pihak rumah sakit harus menyediakan berapa galon untuk sekian orang. Semacam itu," ujarnya.
Semangat hidup Ryan, kata Fransisca mulai muncul kembali. Pria yang tinggal di Tamansari, Jakarta Barat ini juga masih semangat untuk bekerja.
"Dia semangat kok. Dia ingin menulis seperti JK Rowling," kata Fransisca.
Sementara itu, rencananya dalam waktu dekat Ryan sudah diperbolehkan ke luar dari RSKO. Kini pihaknya bersama Kemenkes, Kemensos, Dinkes, Dinsos dan LSM tengah memikirkan cara terbaik untuk kehidupan Ryan selanjutnya.
Yang pasti, menurutnya, hal pertama yang akan dilakukan adalah membersihkan kediaman Ryan. Selanjutnya, rencananya akan ada pendampingan dari pekerja sosial untuk Ryan.
"Sekitar 1,5 minggu lagi sudah boleh keluar dari rumah sakit. Kita sedang pikirkan langkah selanjutnya," tutupnya.
(kff/rmd)











































