"Bahwa pemecatan adalah keputusan paling pahit, paling akhir yang diambil parpol. Seperti diawal tidak mudah mencari kader baik dan berkontribusi," ujar Jubir Golkar Tantowi Yahya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2014).
Tantowi yang juga Wakil Sekjen Golkar ini menambahkan kalau surat pemecatan terhadap dua kader Golkar Nusron Wahid dan Agus Gumiwang sudah dikirim ke KPU. Jika KPU menyetujui, maka dua anggota DPR terpilih tersebut tidak bisa dilantik pada 1 Oktober mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan dalam peraturan di Golkar terdapat ada berbagai macam tingkatan kesalahan, seperti masalah disiplin. Menurutnya, dari setiap tingkat kesalahan itu, terdapat hukumannya berupa teguran hingga pemecatan. Untuk hukuman Nusron cs, Tantowi menilai hal itu sudah berdasarkan pertimbangan matang dari parpol.
"Pada dasarnya partai itu sangat sayang kepada kadernya. Karena tidak mudah parpol mencari kader. Jangan selalu teman-teman menganggap partai otoriter. Jangan nilai DPP tidak menghargai hak anggota, hanya sepihak. Percayalah DPP mengambil keputusan melalui rapat atau sidang yang mengacu atau bergantung konstitusi yang ada," ujarnya.
(hat/trq)











































