"Mulai tanggal 19 Agustus ini kita mempertebal (keamanan), yang kemarin itu 3 ring, yaitu 1,2, dan 3. 1 (ring) di dalam MK, 2 di halaman, 3 di jalan MK dan kita tambah lagi ring ke 4-nya kita siapkan personel kita di sana," kata Kapolri Jenderal Sutarman di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2014).
"Dan saya sudah tarik dari 7 polda dengan kekuatan 2.100 personel kami untuk mengamankan di MK dan beberapa titik lainnya yang kami anggap rawan tapi mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa," imbuh Sutarman.
Selain menempatkan personel di pusat perbelanjaan, lanjut Sutarman, pihaknya juga menyiapkan petugas di kawasan Monumen Nasional (Monas) yang dianggap sebagai titik rawan. "Di pusat perbelanjaan tentu kita siapkan, personel kita, kita siagakan di dekat-dekat Monas situ setiap saat," ujarnya.
Kepolisian telah menetapkan siaga 1 sejak pukul 00.00, Selasa (19/8/2014). Seperti apa bentuk siaga I tersebut?
"Siaga 1 itu adalah institusi di kepolisian bukan untuk masyarakat, artinya bahwa personel kami 2/3 dalam keadaan siap untuk mengatasi apa pun apabila terjadi. Ini adalah untuk memantau keputusan MK, jadi kita siagakan anggota kami sebetulnya begitu Siaga 1 masyarakat menjadi lebih tenang," beber Sutarman. (bil/gah)











































