Omset Pengelola Limbah Oli Bekas di Marunda Capai Rp 50 Juta Per Bulan

Omset Pengelola Limbah Oli Bekas di Marunda Capai Rp 50 Juta Per Bulan

- detikNews
Selasa, 19 Agu 2014 12:56 WIB
Omset Pengelola Limbah Oli Bekas di Marunda Capai Rp 50 Juta Per Bulan
Jakarta - Limbah oli bekas yang dikelola 5 pelaku usaha di kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara sudah beroperasi hampir satu tahun. Omset yang mereka capai dari pengolahan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) ini sekitar Rp 50 juta per bulan.

"Omsetnya Rp 50 juta per bulan untuk masing-masing perusahaan dan mereka sendiri sudah beroperasi sejak 8 sampai 12 bulan lalu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (19/8/2014).

Oli bekas hasil olahan tersebut kemudian dijual kembali ke pabrik-pabrik untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dijualnya ke Jakarta, Bogor dan Sukabumi untuk pengganti bahan bakar blower atau ketel untuk pabrik tertentu," ujarnya.

Pengelolaan limbah oli bekas itu bertempat di atas tanah seluas sekitar 1 hektar. Sebelum digunakan untuk pengolahan limbah oli bekas, pemilik tanah menyewakan tempat tersebut untuk berbagai kegiatan usaha.

"Sebelumnya digunakan untuk penampungan kontainer, pengolahan limbah juga pernah juga sebelumnya hingga bengkel," imbuhnya.

Polisi menggerebek lokasi tersebut pada tanggal 17 Juni 2014 lalu setelah adanya informasi dari masyarakat. Dari hasil pengecekan lokasi, polisi mendapatkan bahwa betul lokasi tersebut dijadikan tempat untuk mengolah oli bekas.

"Limbah sudah kita uji laboratorium, dinyatakan ini limbah B3 dan berbahaya," pungkasnya.

(mei/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads