Senior Ancam Bubarkan Partai, Sekjen PPP: SDA Berhak di Posisi Ketum!

Senior Ancam Bubarkan Partai, Sekjen PPP: SDA Berhak di Posisi Ketum!

- detikNews
Selasa, 19 Agu 2014 12:07 WIB
Senior Ancam Bubarkan Partai, Sekjen PPP: SDA Berhak di Posisi Ketum!
Jakarta - Perselisihan di PPP semakin memanas dengan adanya ancaman pembubaran partai dari anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Muhammad Rodja. Sekjen PPP Romahurmuziy (Romi) menepis desakan Rodja yang menuntut Ketum Suryadharma Ali mundur dari posisinya.

"Pak Rodja memang salah satu yang menyampaikan secara terbuka. P‎ak Suryadharma Ali juga sudah menyadari dengan konteks yang pernah dijalani dan sesuai dengan AD/ART partai adalah hak seorang fungsionaris dalam hal ini untuk berada dalam posisinya sampai dengan keputusan hukum yang bersifat incraacht," kata Romi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2014).

Menurutnya, Suryadharma belum wajib mundur karena statusnya masih tersangka, alias belum ada keputusan mengikat yang membuktikan mantan Menteri Agama tersebut bersalah dalam kasus penyelenggaraan ibadah haji yang membelitnya.

"Adalah hak seorang fungsionaris juga untuk mundur," imbuh Romi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muktamar penggantian Ketum Pjuga didesak Rodja untuk segera digelar, yang seharusnya digelar satu bulan usai gelaran Pilpres 9 Juli 2014 lalu. Romi mengatakan desakan itu baru bisa dipenuhi setelah pelantikan pemerintahan yang baru.

"Mukernas Bogor mengamanatkan satu bulan setelah pelaksanaan Pilpres. Tentu Pilpres ini tidak bisa dimaknai pemungutan suara, karena naif kalau kita memaknai pemungutan suara dan dijadikan tonggak menyatakan sikap karena kita blm tahu siapa pemenangnya," kata Romi.

‎Susunan kepanitiaan Muktamar sedang dipersiapkan Romi. Namun demikian, waktu pelaksanaannya belum pasti. Calon Ketum potensial juga disebut oleh Romi, namun Romi sendiri selaku Sekjen belum akan ikut maju pencalonan lantaran berkonsentrasi mempersiapkan gelaran Mukernas dan menyambut putusan MK pada 21 Agustus nanti.

"‎Kita punya Pak Lukman Hakim Saifuddin, Suharso Monoarfa.‎ Saya cenderung untuk menominasikan para kader senior. Saya ingin bicara dulu persiapan Muktmar dan menghadapi putusan MK," ‎tutur Romi.

(dnu/trq)


Berita Terkait