"Musim Haji tahun ini diperkirakan cuaca akan cukup panas. Suhu dapat lebih dari 40 derajat celicius dan kelembaban pun rendah, dapat di bawah 30 persen," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (18/8/2014).
Tjandra mengatakan, cuaca tersebut diperkirakan akan mengganggu kenyamanan dan mungkin juga kesehatan para jemaah haji di sana. Ada tujuh anjuran bagi para jamaah haji asal Indonesia dalam mengahdapi cuaca panas di tanah suci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Kalau punya penyakit kronik yang sudah lama, maka sejak sekarang, maka periksakan diri dan makan obat yang diperlukan sesuai anjuran petugas kesehatan. Beri prioritas untuk periksa kesehatan secara intensif sekarang.
3. Ketika di tanah suci nanti, maka harus banyak minum, sedapatnya setiap jam minum setidaknya satu gelas
4. Perbanyak konsumsi buah-buahan yang banyak dijumpai di Mekkah, Madinah dan lain-lain.
5. Gunakan payung untuk melindungi diri.
6. Handuk kecil dan semprotan air juga perlu selalu dibawa, dan sering-sering digunakan.
7. Perlu banyak berisitirahat, jangan terlalu memaksakan diri. Persiapkan diri maksimal untuk menghadapi puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah dan mabit di Mina.
(jor/fiq)











































